INSPIRASI BABINSA WARUNGBOTO BUDIDAYA JAMUR TIRAM SEBAGAI USAHA RUMAHAN

INSPIRASI BABINSA WARUNGBOTO BUDIDAYA JAMUR TIRAM SEBAGAI USAHA RUMAHAN

Di tengah merebaknya pandemi Covid-19, berbagai upaya usaha dapat dilakukan untuk menambah penghasilan ekonomi, seperti halnya yang dilakukan Pelda Agus Priyanto Babinsa Warungboto Koramil 07/Umbulharjo Kodim 0734/Kota Yogyakarta membuat terobosan yaitu dengan membuat usaha budidaya jamur tiram rumahan.

Terinspirasi dari banyaknya kebutuhan pasar dan masyarakat yang memerlukan jamur tiram, bahkan terkadang sampai kekurangan dengan berbekal ilmu yang dimiliki yang didapat dari warga binaan memanfaatkan lahan kosong yang ada di samping rumahnya Pelda Agus Priyanto memulai usaha sampingannya sejak bulan November 2020 sampai dengan sekarang.

Dengan budidaya jamur tiram yang sudah berjalan tiga bulan tersebut, kini setiap harinya dapat menghasilkan income untuk membantu kebutuhan sehari hari dan hingga saat ini sudah menuai hasil yang cukup menjanjikan. Selain dapat mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga, juga bisa bermanfaat  bagi masyarakat setempat yang membutuhkanya.

Dengan dibantu istrinya Pelda Agus Priyanto  setiap hari mengurus dan merawat jamur tiram tersebut agar selalu terpantau perkembangannya.

Pelda Agus Priyanto mengatakan, Cara budidaya jamur tiram yang paling penting yaitu dengan mengetahui syarat tumbuh jamur tiram. Dengan mengetahui syarat tumbuh jamur tiram, maka jamur tiram akan tumbuh dengan maksimal, jelasnya.

“Syarat tumbuh yang harus diperhatikan diantaranya tingkat Derajat Keasaman (pH) yang mendekati normal yaitu 6,8–7,0, Temperatur suhu antara 28–30º C, Kelembaban Udara sekitar 50–60 %, kemudian Cahaya matahari kita usahakan tidak langsung mengenai jamur tiram serta ketersediaan udara/Ogsigen yang cukup agar jamur dapat tumbuh dengan optimal,”tambahnya.

Dengan usaha baru yang dilakukan saat ini Pelda Agus berharap dapat menjadi contoh bagi masyarakat di wilayahnya.

“Saya berharap dengan usaha seperti jamur tiram ini ekonomi akibat pandemi Covid-19 bisa berkurang, “pungkas Pelda Agus.